5 Cara Mengatur Gaji Agar Tidak Habis Sebelum Awal Bulan!

Seringkali banyak orang yang mengeluhkan tentang susahnya menjalan hari-hari pada tanggal tua, yang disebabkan oleh pengelolaan keuangan mereka. Siklus ini selalu terulang setiap sebulan sekali, biasanya siklus ini diawali dengan penerimaan gaji pada awal bulan, yang disebut “tanggal muda”, kemudian menjalani masa krisis pada tanggal-tanggal akhir bulan karena menipisnya keuangan Anda, yang disebut “tanggal tua”.

Belum ada jawaban yang pasti mengenai kapan asal mula frasa ‘tanggal tua’ dan ‘tanggal muda”, namun mitos ini telah menyebar ke hampir seluruh pelosok negeri ini, yang membuat banyak orang terperangkap di dalam siklusnya. Mereka selalu merasa pendapatan atau gaji yang diterima tidak sepadan dengan pengeluaran mereka, padahal mudah sekali caranya untuk menyiasati gaji bulanan Anda, sehingga Anda tidak perlu merasa kerepotan. Berikut  Talian sajikan 5 cara mengatur gaji agar tidak habis sebelum awal bulan.

Perencanaan Keuangan
Perencanaan itu penting. Sumber: google.com

Buat Rencana Keuangan Bulanan

Semua hal pastinya dimulai dari sebuah rencana. Mulailah membuat rencana keuangan, dimulai dari daftar pengeluaran harian, bulanan, sampai daftar pengeluaran sekunder. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan proyeksi yang jelas mengenai berapa yang bisa Anda anggarkan untuk tiap bagian setiap bulannya.

Tagihan juga perlu diperhatikan. Sumber: google.com
Tagihan juga perlu diperhatikan. Sumber: suntrust.com

Selesaikan Semua Transaksi  atau Sisihkan di Awal Siklus

Baru mendapatkan gaji, Anda langsung disuguhi dengan tagihan? Inilah saatnya untuk melunasi semua tagihan itu. Telfon, Listrik, Internet, serta hal-hal lain yang Anda bayar untuk berlangganan. Tujuannya adalah untuk menghilangkan semua hutang sehingga tidak ada lagi transaksi tangguhan yang sewaktu-waktu Anda bisa lupa untuk membayarnya.

Bayangkan kalau Anda keburu menghabiskan gaji bulanan Anda, sedangkan tagihan bulan kemarin belum dilunasi, bisa-bisa hak berlangganan Anda dicabut dan Anda kelimpungan untuk membayarnya.

Berpikir terbalik juga perlu. Sumber: google.com
Berpikir terbalik juga perlu. Sumber: google.com

Reverse Thinking

Reverse Thinking?  Mungkin belum banyak yang paham akan konsep ini. Tapi dijamin, konsep ini akan membuat Anda bisa selamat dari masa krisis yang biasa dialami.

Anda benar, Reverse Thinking merupakan pola berpikir terbalik dari yang biasanya orang-orang normal lakukan. Dalam kasus ini, pada umumnya banyak orang akan menghamburkan uangnya pada tanggal muda, dan berhemat pada tanggal tua. Mari kita balikkan logika berpikir kita.

Bagaimana kalau, kita berhemat justru pada tanggal muda, tanggal dimana pendapatan atau gaji cair ke rekening Anda, dan kemudian menghambur-hamburkan uang pada tanggal tua?  Bisa dicoba, agar supaya pada masa krisis tabungan Anda masih melimpah ruah. Perlu ditekankan bahwa saya tidak menyarakan Anda untuk menghambur-hamburkan uang pada tanggal tua, hal di atas hanyalah sebuah analogi, agar supaya Anda mengerti mengenai konsep Reverse Thinking ini.

Hal ini bertujuan agar Anda dilatih untuk menahan hawa nafsu dari pemborosan yang tidak perlu dikala tabungan Anda masih banyak, sehingga ketika Anda terbiasa dalam berhemat, bahkan pada tanggal tua pun Anda juga bisa berhemat, tanpa perlu mengeluarkan pengeluaran yang tidak penting ketika tabungan Anda tidak terlalu banyak.

Investasi. Sumber: google.com
Investasi. Sumber: worldtranslation.com

Investasi

Setelah Anda menyisihkan untuk tabungan dan gaji bulanan pada kebutuhan sehari-hari dan masih ada kelebihan dana dari gaji tersebut, sebaiknya Anda menggunakan dana tersebut untuk investasi dengan mengikuti Asuransi, Reksa Dana, maupun membeli emas ataupun perhiasan dengan nilai jual tinggi.

Hal ini berbeda dengan menabung. Pasalnya, jika menabung Anda bisa mengambilnya setiap saat. Pada Investasi, uang yang Anda simpan dalam bentuk lain dan tidak bisa Anda ambil kapanpun sesuai keinginan. Cara ini tidak hanya membuat uang Anda diam di tempat, namun juga dapat menguntungkan Anda di masa depan.

Jika tabungan Anda cukup banyak, Anda bisa mencoba berbagai bentuk investasi yang mempunyai nilai lebih tinggi, seperti properti. Properti cukup menguntungkan mengingat jumlah lahan kosong semakin bebas, dan luas tanah di bumi ini tidak akan meningkat sehingga nilai jual pada properti akan semakin meningkat.

Perencanaan masa mendatang. Sumber: businessdaily.com
Perencanaan masa mendatang. Sumber: businessdaily.com

Buat Laporan Keuangan yang Jelas

Catat semua transaksi Anda, sampai kepada hal sekecil apapun. Uang parkir, uang sedekah, bahkan uang jajan harus Anda catat. Mungkin sekali pengeluaran tidak berpengaruh pada keuangan Anda, namun kalau pengeluaran tersebut berulang sampai 10, 20, bahkan 100 kali, pastinya pengeluaran tersebut berdampak pada kehidupan mereka.

Mulailah dengan hal-hal mudah, seperti menyimpan struk belanja yang Anda dapatkan setiap kali berbelanja. Catat juga semua pengeluaran Anda setiap harinya. Cara ini membantu Anda mengetahui kemana saja uang yang digunakan selama ini, disamping itu, hal ini juga dapat membantu Anda menganalisa barang-barang apa saja yang sebenarnya tidak harus Anda beli dimasa atau periode yang akan datang.

Sekarang, Anda telah memiliki cara untuk menghemat gaji sebelum habis di awal bulan. Tidak ada lagi keluhan kehabisan uang sebelum waktu gajian tiba. Selamat mencoba!



Author: TALIAN
Industry Solution Expert of Maximo, Quintiq, TEAM. TALIAN is an industrial solution provider. IBM Gold Partner for Maximo in Indonesia. Certified Maximo consultants expert of Enterprise Asset Management (EAM)
Scroll Up